• Dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, dan  untuk memberikan Pelayanan yang prima kepada masyarakat agar dalam memberikan Pelayanan Perijinan merubah image masyarakat yang selama ini dalam mengurus ijin selalu berbelit-belit serta biaya tinggi, maka Pemerintah Kabupaten Berau membentuk suatu Badan Perijinan yang diberi nama Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Dinas dan Badan di Kabupaten Berau.

    Guna menunjang penyederhanaan Pelayanan maka diterbitkanlah Peraturan Bupati Berau Nomor 33 Tahun 2009 tentang Pelimpahan Kewenangan kepada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau, yang dimaksudkan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di bidang Pelayanan Perijinan demi untuk mewujudkan Pelayanan Satu Pintu Satu Tempat.

    Adapun kewenangan yang di limpahkan meliputi :

    1.  Ijin Pendirian Sekolah
    2.  Ijin Pendirian Lembaga Pendidikan Non Formal/ Bimbel
    3.  Ijin Praktek Dokter Umum, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis
    4.  Ijin Praktek Bidan
    5.  Ijin Klinik Bersalin
    6.  Ijin Praktek Refleksionis Optisien
    7.  Ijin Praktek Fisioterapi
    8.  Ijin Mendirikan Apotik
    9.  Ijin Mendirikan Toko Obat
    10. Ijin Mendirikan Balai Kesehatan (Klinik)
    11. Ijin Mendirikan Pengobatan Tradisional
    12. Ijin Optik
    13. Ijin Mendirikan Lembaga Pelatihan Kerja
    14. Ijin Pemasangan Reklame, Spanduk dan Baleho
    15. Ijin Mendirikan Bangunan
    16. Ijin Tempat Usaha
    17. Ijin Tempat Tinggal Orang Asing
    18. Ijin Tinggal Tetap
    19. Ijin Tinggal Sementara
    20. Ijin Usaha Jasa Konstruksi
    21. Ijin Trayek Angkutan Penumpang
    22. Ijin Usaha Angkutan Umum
    23. Ijin Kerja Perawat
    24. Ijin Kerja Perawat Gigi
    25. Ijin Usaha Hotel
    26. Ijin Usaha Rumah Makan/ Restoran
    27. Ijin Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum
    28. Ijin Usaha Pariwisata
    29. Ijin Usaha Industri dan Tanda Daftar Industri (TDI)
    30. Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)
    31. Ijin Usaha Perdagangan Sewa Beli
    32. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
    33. Ijin Penumpukan Kayu Massal dalam Kabupaten
    34. Ijin Pemasangan Kios/ Lapak
    35. Surat Keterangan Asal (SKA)
    36. Tanda Daftar Waralaba
    37. Tanda Daftar Gudang (TDG)
    38. Surat Ijin Pasar Modern
    39. Persetujuan Penyelenggaraan Pameran Dagang Nasional/ Lokal
    40. Angka Pengenal Import Umum (API-U)
    41. Angka Pengenal Import Produsen (API-P)
    42. Pendirian/ Perubahan Badan Hukum Koperasi
    43. Ijin Jagal
    44. Ijin Usaha Produksi Peternakan
    45. Ijin Tanda Pendaftaran Peternakan Rakyat
    46. Ijin Mendatangkan Ternak
    47. Ijin Penampungan Ternak
    48. Ijin Pembukaan Lahan Baru (Cetak Sawah)
    49. Ijin Usaha Perikanan (SIUP)
    50. Ijin Tanda Pencatatan Kegiatan Perikanan (TPKP)
    51. Ijin Kapal Pengangkutan Ikan
    52. Ijin Penangkapan Ikan
    53. Keterangan Nelayan Andon
    54. Surat Keterangan Asal
    55. Ijin Usaha Budidaya Perkebunan
    56. Ijin Pembukaan Lahan (LC)
    57. Ijin Usaha Industri Perkebunan
    58. Ijin Penggunaan Alat Berat
    59. Ijin Peredaran Benih/ Bibit
    60. Ijin Pemanfaatan Hasil Ikutan Tanaman Perkebunan
    61. Ijin Usaha Perbenihan
    62. Ijin Pemanfaatan Kayu
    63. Ijin Usaha Pemanfaatan Kawasan (IUPK) Pada Hutan Lindung dan atau Hutan Produksi
    64. Ijin Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan (IUPJL) pada Hutan Lindung dan atau Hutan Produksi
    65. Ijin Usahan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu pada Hutan Lindung dan atau Hutan Produksi
    66. Ijin Pemungutan Hasil Hutan Kayu (IPHKK)
    67. Ijin Usaha Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) kapasitas 2000m3/ Tahun
    68. Ijin Perluasan Usaha Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) kapasitas 2000 m3/ Tahun
    69. Ijin Usaha Industri Primer Hasil Hutan Bukan Kayu (IUPHHB)
    70. Ijin Petik Sarang Burung Walet
    71. Ijin Angkut Sarang Burung
    72. Ijin Hasil Hutan Ikutan Lainnya (Rotan, Damar, Gaharu, dll)
    73. Ijin Pendirian Usaha BBM skala kecil
    74. Ijin Usaha Pertambangan
    75. Ijin Usaha Pertambangan Eksplorasi
    76. Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi
    77. Ijin Usaha Pertambangan Rakyat
    78. Penilaian AMDAL
    79. Ijin Pembuangan Limbah/ Bahan Berbahaya
    80. Upaya Pengelolaan Lingkungan/ Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/ UPL)
    81. Ijin Pendirian Hotel
    82. Ijin Pendirian Rumah Sakit
    83. Ijin Pemasangan Reklame dengan Konstruksi Permanen (baja/ beton)
    84. Ijin Pemasangan Reklame Menggunakan Aset Pemda
    85. Ijin Lokasi
    86. Ijin Pemanfaatan Ruang
    87. Ijin Pendirian Industri Skala Besar
    88. Ijin Pendirian Usaha BBM skala Besar
    89. Ijin Prinsip
    90. Ijin Penggilingan Padi
    91. Surat Persetujuan Penanaman Modal Asing (SPPMA)
    92. Surat Persetujuan Penanaman Modal Dalam Negeri (SPPMDN)
    93. Surat Ijin Persetujuan Sementara
    94. Surat Ijin Usaha Tetap
    95. Surat Ijin Perluasan Usaha
    96. Surat Persetujuan Pengalihan Modal Asing menjadi PMDN
    97. Surat Persetujuan PMDN ke PMA
    98. Surat Persetujuan Merger Perusahaan

     

    Adapun Jenis Layanan Perijinan yang ditugaskan kepada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau yang merupakan Pelayanan Satu Pintu Satu Tempat, pada Tahap Pertama baru 12 ijin dari 98 Ijin yang dapat dilayani antara lain :

    1.   Ijin Pemasangan Reklame, Spanduk dan Baleho
    2.   Ijin Mendirikan Bangunan
    3.   Ijin Usaha Jasa Konstruksi
    4.   Ijin Usaha Rumah Makan/ Restoran
    5.   Ijin Usaha Pariwisata
    6.   Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)
    7.   Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
    8.   Ijin Jagal
    9.   Ijin Petik Sarang Burung Walet
    10. Ijin Angkut Sarang Burung
    11. Ijin Lokasi
    12. Surat Persetujuan PMDN ke PMA

     

    Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau merupakan Badan Pelayanan yang memberikan Pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang mengurus Ijin, sedangkan Dinas Teknis terkait yang mengerakkan masyarakat untuk melengkapi Ijin tersebut sehingga dalam proses Pemberian Ijin Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau harus selalu berkoordinasi dengan Dinas Teknis melalui Tim Teknis Pelayanan Perijinan yang tertuang dalam Keputusan Bupati Berau Nomor 58 Tahun 2009 tentang Pembentukan Tim Teknis Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau yang bertugas melakukan pengecekan lapangan terhadap permohonan Perijinan. Hasil Pemeriksaan Lapangan akan diputuskan diterima atau ditolak. Tim Teknis diketuai oleh Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau.

    Untuk kelancaran tugas Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau, telah dibentuk Tim Panitia Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau dengan Keputusan Bupati Berau Nomor 36 Tahun 2009 yang anggotanya terdiri dari Kepala Dinas Teknis yang terkait.

    Dalam memberikan Pelayanan kepada Masyarakat dan dunia usaha, maka Kepala Badan menerbitkan Surat Keputusan Kepala Badan Nomor 35 tanggal 31 Maret 2009 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP). Adapun Standar Operasional Prosedur (SOP) meliputi :

    1.   Jenis Pelayanan/ Produk Layanan
    2.   Dasar Hukum Pelayanan
    3.   Persyaratan Pelayanan
    4.   Prosedur Pelayanan
    5.   Waktu Penyelesaian Pelayanan
    6.   Biaya Pelayanan
    7.   Sarana dan Prasarana
    8.   Pelayanan Informasi dan Penanganan Pengaduan Masyarakat.

     

    Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Berau

    Kantor : Jl. Dr. Murjani I No.104 Telp (0554) 24355, Fax (0554) 24356

    Bagikan Tulisan Ini :



    Kategori